Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Analisis Kompetitor SEO agar Website Semakin Baik

portafixe.com Sebelum menjalankan bisnis tentunya perlu menyusun rencana agar bisnis lebih lancar. Begitu pula, saat ingin mengoptimasi website melalui strategi SEO. Anda juga membutuhkan strategi baik dari segi internal website maupun eksternal.

Segi eksternal dapat dilihat melalui analisis kompetitor website yang fungsinya bisa membantu melihat kelebihan dan kelemahan kompetitor, seperti strategi yang digunakan, kata kunci, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana cara melakukannya? Simaklah pembahasan di bawah ini.



Tips Melakukan Analisis Website Pesaing

Berikut ini beberapa tips untuk yang ingin mengoptimasi SEO dengan menganalisis pada website kompetitor.

1.     Cari kompetitor

Caranya cukup mudah, yaitu ketikkan kata kunci yang digunakan di mesin pencari. Lalu pilih setidaknya 5 website teratas di hasil pencarian. Buatlah list di dokumen berisi kelebihan maupun kelemahan untuk mempermudah proses analisis.

2.     Menganalisis meta tag pesaing

Ada dua keuntungan saat memeriksa meta tag pesaing. Pertama, bisa mendapatkan kata kunci potensial tanpa melakukan riset mendalam karena keyword tersebut sudah bisa dibuktikan dengan kinerja website pesaing. Kedua yaitu mengetahui keyword yang tidak digunakan secara optimal sehingga dapat Anda gunakan untuk mencari celah dari website tersebut.

Untuk memeriksanya bisa menggunakan cara manual maupun dengan aplikasi. Pemeriksaan secara manual, bisa dimulai dengan mengklik kanan di situs pesaing, lalu pilih View Page Source. Tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan label title maupun meta title.

Jika menginginkan cara mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi web yaitu smallseotools serta ekstensi SEOquake.

3.     Analisis konten serta keyword

Dalam proses analisis meta tag, Anda akan mendapatkan keyword sekaligus. Perhatikan penggunaan keyword, cara meletakkannya, dan bagaimana kombinasi keyword dengan konten. Selain itu, berikan perhatian lebih pada penggunaan keyword di judul, meta description, dan bagian utama artikel.

4.     Mengamati struktur situs

Lihat cara pesaing menyusun widget, posisi iklan, serta sub halaman. Tak kalah penting dari itu, Anda juga perlu mengamati header, footer, tata letak konten, serta kelengkapan menu. Analisis struktur situs ini sangat penting karena struktur yang baik serta teratur dapat menambah nilai skor yang diberikan mesin pencari.

5.     Menganalisis SMO pesaing

Saat ini Google juga memprioritaskan engagement media sosial dalam pemeringkatan hasil pencarian. Situs yang memiliki interaksi media sosial baik lebih memiliki kesempatan berada di halaman pertama hasil pencarian.

Lakukanlah analisis pada fan page Facebook, kegiatan interaksi di Twitter, dan media sosial lainnya. Temukan celah media sosial yang belum digunakan secara optimal.

6.     Periksa backlink

Dengan memeriksa backlink kompetitor, Anda akan mendapatkan informasi dari mana pesaing memperoleh backlink seperti penggunaan anchor text, link diarahkan kemana, dan lain sebagainya. Ada situs web yang bisa dimanfaatkan untuk menganalisis backlink, yaitu ubersuggest. Anda hanya perlu memasukkan link website pesaing, lalu backlink akan terlihat.

7.     Melacak posisi website pesaing

Posisi website tidak terlalu bertahan lama, ada kemungkinan posisi situs akan turun. Untuk mengantisipasi dan mencari tahu penyebabnya, Anda bisa memeriksa posisi website pesaing. Terdapat aplikasi SEOlib untuk menganalisisnya. Salah satu keunggulan dari aplikasi ini adalah bisa menganalisis posisi untuk dua proyek sekaligus, diantaranya proyek pribadi maupun kompetitor.

8.     Lakukan perbandingan kecepatan loading situs

Kecepatan loading sebuah situs dapat mempengaruhi jumlah pengguna dan posisi situs. Selain itu, perhatikan pula kecepatan unduhan karena ini bisa mempengaruhi perilaku pengunjung. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan Gtmetrix, Anda hanya perlu memasukkan URL situs serta klik uji situs.

Itulah beberapa tips dan hal yang perlu diperhatikan saat melakukan analisis kompetitor. Selain menggunakan beberapa aplikasi analisis, Anda dapat menggunakan aplikasi lainnya, seperti Searchmetrics, SimilarWeb, iSpionage, SEMrush, SERPstat, Ahrefs, BrightEdge, SpyFu, dan masih banyak lagi.

Nah, memang untuk mengoptimalkan website diperlukan upaya panjang, mulai dari pencarian keyword, pembuatan konten, mengelola desain dan tata letak website, membuat link, serta membuat analisis pesaing. Maka dari itu Anda juga dapat menggunakan jasa SEO untuk mempermudah pekerjaan.

Salah satu jasa SEO terbaik yang bisa Anda gunakan yaitu SEOMEDIA dan bisa dikunjungi di https://seomedia.co.id. Melalui jasa ini, Anda akan mendapatkan pelayanan mulai dari pembuatan artikelSEO, analisis kompetitor, data perkembangan peringkat website, dan pemeliharaan website secara berkala.  

Posting Komentar untuk " Cara Analisis Kompetitor SEO agar Website Semakin Baik"