Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Advocacy Marketing

portafixe.com Advocacy marketing adalah sebuah sistem promosi yang menggunakan pelanggan untuk melakukan referral kepada pelanggan lainnya. Strategi tersebut merupakan salah satu strategi pemasaran yang paling mudah dan terjangkau untuk diaplikasikan ke berbagai tipe bisnis. Dengan begitu, strategi tersebut dapat dijalankan dengan baik dan tentunya akan jauh lebih efektif untuk mengembangkan bisnis Anda.



Bagi Anda yang masih belum memahami informasi mengenai strategi marketing jenis Advocacy ini, maka Anda dapat menyimak penjelasan di bawah serta tips untuk menjalankan strategi tersebut.

Tips untuk Menjalankan Strategi Advocacy Marketing

  1. Mendapatkan Brand Advocate Terbaik

Brand advocate adalah para konsumen atau pihak lainnya yang mau merekomendasikan sebuah merek tanpa mendapatkan bayaran atau insentif lainnya. Biasanya semua pelaku bisnis mempunyai seorang brand advocate.

Semakin terkenal orang yang melakukan advocate, maka akan semakin meningkat juga  keyakinan seseorang terhadap suatu produk atau jasa dari bisnis Anda.

Terkait dengan brand advocate, Anda tidak perlu mencari seseorang yang terkenal. Anda hanya perlu mencari orang yang mempunyai pengalaman terhadap merek bisnis Anda. Brand advocate biasanya merupakan pelanggan yang merasa pelayanan atau kualitas produk yang Anda tawarkan sangat memuaskan para pelanggan.

Sehingga konsumen tersebut secara sukarela akan menyebarkan kabar positif terkait dengan produk atau jasa yang Anda jual kepada orang-orang disekitarnya atau bahkan bisa lebih luas lagi. Brand advocate yang paling baik adalah konsumen yang selalu melakukan pembelian berulang dan tentunya dapat memberikan review positif baik online maupun offline.

Akan tetapi, tidak semua merek yang mempunyai konsumen secara sukarela untuk melakukan referral kepada orang-orang disekitarnya.

  1. Melakukan Advocacy Marketing Campaign

Pembuatan Advocacy Marketing Campaign tidak perlu terlalu rumit, karena hal itu dapat menurunkan keinginan para konsumen untuk berpartisipasi. Contoh-contoh sederhana yang dapat Anda lakukan dalam strategi tersebut bisa berupa comment, tweets, feedback, dan juga sharing konten.

Konsumen hanya memerlukan beberapa detik untuk melakukan referral dan membagikan informasi yang positif terkait dengan merek Anda. Supaya konsumen merasa lebih mudah saat akan memberikan informasi mengenai merek Anda di media sosial, Anda wajib memadukan 3 hal berikut:

     Pertanyaan. Anda dapat menanyakan pendapat kepada konsumen mengenai merek Anda.

     Edukasi. Memberikan informasi mengenai produk atau jasa Anda secara rutin dengan menggunakan konten yang menarik.

     Tantangan. Anda dapat membuat suatu challenge yang nantinya akan menguntungkan para pelanggan. Contohnya membuat review terhadap suatu merek dan mengunggahnya ke media sosial, akan mendapatkan diskon 50% saat hendak berbelanja.

Berkaitan dengan sharing konten, Anda harus mempunyai strategi khusus supaya dapat menarik perhatian para pelanggan. Anda dapat mengoptimalkan SEO untuk kebutuhan website, dari SEO tersebut konten-konten yang dipublikasikan di website akan tampil di halaman pertama pencarian Google.

Dan tentunya konten tersebut akan membuat konsumen yang melakukan advocacy lebih memahami informasi produk dari bisnis Anda. Anda bisa menghubungi pihak jasa SEO SEOMEDIA untuk menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan menaikkan rating bisnis di mesin pencarian seperti Google.

  1. Advocacy Marketing Harus Memberi Keuntungan Dua Arah

Anda mungkin tidak akan bisa mendapatkan hasil terbaik dari strategi yang satu ini jika Anda hanya berharap pada keuntungan bisnis Anda saja. Semua pelaku bisnis harus bisa mengaplikasikan strategi advocacy ini yang tentunya dapat menguntungkan para konsumen juga.

Langkah yang paling mudah untuk melakukan hal ini adalah dengan cara memberikan apresiasi khusus kepada semua pelanggan yang sudah melakukan referral di luar kampanye periklanan. Apresiasi ini sangatlah penting untuk dilakukan, demi menghargai usaha yang sudah dilakukan oleh konsumen yang sudah melaksanakan strategi tersebut.

Karena jika Anda tidak menghargai, maka dipastikan pelanggan tidak akan merekomendasikan ke orang-orang terdekatnya bahkan tidak akan memakai lagi produk yang sedang Anda jual.

Anda harus memastikan bahwa pelanggan advocacy program yang diadakan, tidak hanya untuk memberikan keuntungan perusahaan saja, melainkan juga dapat memberikan manfaat yang baik para pengguna jasa atau produk Anda. Dari strategi ini Anda bisa memberikan rewards kepada konsumen yang melakukan program tersebut.

Advocacy bidang marketing ini sangatlah berguna untuk menaikkan penjualan atau penawaran terhadap bisnis yang sedang Anda jalani. Anda bisa menggunakan strategi tersebut dengan baik, dan tentunya Anda dapat memilih jasa yang paling tepat untuk mengoptimalkan website penjualan Anda. Seperti jasa SEOMEDIA yang sangat memahami kebutuhan para pelaku bisnis..

Posting Komentar untuk "Advocacy Marketing"